4 Tips Penting Umroh Bersama Lansia

4 Tips Penting Umroh Bersama Lansia

Berikut adalah 4 tips penting umroh bersama lansia. Ibadah umroh adalah salah satu ibadah yang memerlukan fisik yang prima. Namun, banyak jamaah umroh merupakan lansia yang memerlukan pendamping.

Nah, tentu perlu tips khusus saat kita harus mendampingi orang tua maupun kerabat lansia saat menunaikan ibadah umroh.

1. Pilih penerbangan langsung

Perjalanan dari Jakarta menuju Arab Saudi memakan waktu kurang lebih 10 jam. Memilih penerbangan langsung tanpa transit (direct flight) adalah salah satu cara agar mengurangi kelelahan lansia dalam perjalanan.

Beberapa maskapai menawarkan penerbangan langsung dari Jakarta ke Arab Saudi, baik ke Bandara King Abdul Azis di Jeddah maupun Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis di Madinah. Untuk menghindari antrian toilet di bandara Jeddah atau Madinah, sebaiknya gunakan toilet saat masih berada di dalam pesawat.

2. Membawa kursi roda dari tanah air

Jika lansia menggunakan kursi roda maka sebaiknya membawa kursi roda sendiri dari tanah air. Jangan lupa sampaikan pada biro travel ketika akan membawa kursi roda. Saat di bandara, jamaah tidak perlu menggunakan kursi roda sendiri, karena akan disediakan kursi roda oleh pihak maspakai.

Petugas dari maskapai akan mengurus jamaah berkursi roda, mulai dari kedatangan di bandara sampai masuk dalam pesawat. Jalur untuk pengguna kursi rodapun dipisahkan dengan jamaah biasa. Jika tidak membawa kursi roda sendiri, jamaah bisa menggunakan jasa kursi roda yang ada di Masjidil Haram atau menggunakan jasa kursi roda yang disediakan oleh biro travel umroh.

Biro travel umroh biasanya memberi layanan kursi roda untuk jamaah mulai dari hotel, thawaf, sai dan kembali lagi ke hotel. Biayanya beragam, mulai Rp 1-1,5 juta.

3. Kenali masa kritis jemaah lansia

Masa kritis artinya masa puncak kelelahan jemaah. Biasanya jamaah akan merasa sangat lelah ketika baru sampai di Arab Saudi, apalagi saat mengantre di imigrasi bandara.

Selain itu, jemaah lansia umumnya merasakan kelelahan setelah melakukan perjalanan panjang dari kota Madinah ke Mekah maupun sebaliknya. Hal ini disebabkan jarak dari Kota Madinah ke Mekah yang cukup jauh, yakni sekitar 450 km atau 5 jam perjalanan dengan menggunakan bus.

Saat di perjalanan dari Mekah ke Madinah maupun sebaliknya, biasanya bus akan berhenti untuk istirahat di rest area. Nah, manfaatkan waktu istirahat ini dengan baik, terutama untuk relaksasi.

4. Gunakan jalur khusus untuk kursi roda

Di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram tersedia jalur khusus untuk pengguna kursi roda. Di Masjid Nabawi, ada beberapa jalur untuk kursi roda yang sudah ditutup sekitar 30 menit sebelum azdan. Nah, usahakan berangkat lebih awal agar masih bisa melewati jalur khusus pengguna kursi roda.

Jika kesulitan menggunakan tangga untuk masuk maka jamaah pengguna kursi roda bisa salat di bagian luar Masjid Nabawi. Untuk menuju Raudhoh, disediakan jalur khusus pengguna kursi roda. Di dalam Raudhoh pun tersedia area khusus yang nyaman untuk jamaah pengguna kursi roda.

Di Masjidil Haram, pintu untuk pengguna kursi roda terdapat di bagian selatan atau menuju wilayah Ajyad. Di pintu ini pula banyak petugas yang menawarkan jasa kursi roda untuk thawaf maupun sa’i.

Untuk sa’i, jalur kursi roda berada di lajur tengah dan terpisah dengan jamaah lainnya. Namun sayang, jalur ini kadang digunakan juga oleh jamaah tanpa kursi roda.

Jika ada keluhan kesehatan saat beribadah, jangan segan menghubungi petugas yang berjaga di area masjid.

BACA JUGA : Tips Perjalanan Umroh Bagi Jamaah Pengguna Kursi Roda

Itulah 4 tips penting umroh bersama lansia. Jika anda dan keluarga berencana umroh pada 2020, anda dapat melihat jadwal keberangkatan berikut [Jadwal Umroh 2020]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Tim Zhafirah Umroh Jogja

© Zhafirah Umroh Jogja 2020. All Rights Reserved.

WhatsApp Kami
%d blogger menyukai ini: