Arsip pemberitaan 2023. Tulisan berikut memuat materi KRJogja yang diterbitkan ulang pada website Zhafirah pada 2023. Nama narasumber, kutipan, harga dan gambaran antrean mengikuti konteks pemberitaan saat itu; bukan penawaran atau estimasi tahun berjalan.
Konteks Pemberitaan KRJogja
Krjogja.com, YOGYA – Dalam upaya untuk mempermudah masyarakat yang berkeinginan kuat untuk menjalankan ibadah haji, PT Zhafirah Mitra Madina secara resmi memperkenalkan Program Mudah Haji melalui kolaborasi dengan Bank Sinarmas Syariah. Program ini memungkinkan peserta untuk berangkat ke Tanah Suci dalam waktu 7 tahun, menjadikan rukun Islam kelima tercapai dengan lebih cepat dan terencana.
Pembayaran Fleksibel dan Tujuan Mulia
Dalam Program Mudah Haji, peserta hanya diharuskan membayar uang muka sebesar Rp 15 juta. Setelahnya, peserta cukup menabung setiap bulan dalam kisaran antara Rp 2.200.000 hingga Rp 3.400.000, tergantung pada pilihan paket yang diambil. Dalam waktu tujuh tahun, peserta akan siap berangkat ke Tanah Suci dengan pilihan paket haji plus atau haji khusus. Fasilitas yang disediakan mencakup tenda VIP di Arafah dan Mina, fasilitas rumah transit, serta akomodasi hotel bintang 4/5 di Makkah dan Madinah yang berdekatan dengan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
Pemenuhan Rukun Islam ke-5 Lebih Cepat dan Terencana
Direktur Utama PT Zhafirah Mitra Madina, HR Tanto Sri Hartono, menjelaskan, “Dalam program haji reguler, masa tunggu bisa mencapai lebih dari tiga puluh tahun. Sedangkan dengan program ‘Mudah Haji’, setoran awal hanya Rp 15 juta. Jika seseorang mendaftar program ini pada usia 20 tahun, maka di usia 27 tahun mereka sudah bisa menjalankan ibadah haji.”
Kerjasama Strategis dengan Bank Sinarmas Syariah
Penandatanganan kerjasama untuk Program Mudah Haji antara PT Zhafirah dan Bank Sinarmas Syariah digelar di Hotel Ambarukmo pada hari Selasa (15/8). HR Tanto dari Zhafirah dan Halim Junaidi dari Syariah Business Head Bank Sinarmas Syariah hadir dalam acara ini, yang disaksikan oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. H Masmin Afif MAg, Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Aidi Djohansyah, serta anggota staf terkait.
Menjaga Keberkahan dalam Usia Muda
Dalam konteks ini, Dr. Masmin Afif menyatakan, “Melaksanakan ibadah haji saat usia masih muda merupakan pilihan terbaik. Pasalnya, pelaksanaan haji melibatkan banyak aspek fisik dan membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Pada musim haji sebelumnya, mengingat banyaknya lansia, tugas para petugas haji menjadi lebih berat dalam memberikan pelayanan.”
Cara Membaca Angka Tujuh Tahun dalam Berita Lama
Pisahkan rencana menabung yang dibahas dalam materi 2023 dengan estimasi keberangkatan pada proses pendaftaran sekarang. Untuk informasi program yang tersedia, gunakan halaman MudaHaji dan Haji Khusus.
Untuk sudut pandang pemberitaan lainnya, baca arsip penjelasan skema MudaHaji dari Radar Jogja.
Ingin mendiskusikan program MudaHaji dan perubahan ketentuannya sejak pemberitaan lama? Konsultasikan dengan tim Zhafirah dan pilih admin yang ingin dihubungi.

