AMPHURI Sosialiasikan Kenaikan Biaya E-Visa

AMPHURI Sosialiasikan Kenaikan Biaya E-Visa

Di awal 2020, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (AMPHURI) melakukan sosialiasi terkait adanya kenaikan biaya visa umrah berdasarkan sistem aplikasi visa umrah terkini pada 1 Januari 2020 kepada para anggotanya.

Ketua DPD AMPHURI Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Endro Dwi Cahyono pada 2 Desember menerima surat bernomor UMR/STD/020 dari AMPHURI Pusat terkait informasi yang merupakan kebijakan dari Kementrian Haji Arab Saudi di tahun baru ini. Endro menyampaikan detail kenaikan biaya itu ada pada adanya tambahan komponen asuransi sebasar 52 US Dollar atau sekitar Rp 750 ribu bagi tiap orang yang akan mengajukan visa umrah.

”Adanya kenaikan biaya ini, kami selaku asosiasi penyelenggara umrah dan haji plus, berberat hati menyampaikan kepada masyarakat per 1 Januari pengajuan visa umrah terdapat komponen biaya baru yakni asuransi. Hal ini dipersyaratkan dan resmi dari Kerajaan Arab Saudi, bukan biro perjalanan ibadah yang mengada-adakan,” kata Endro.

Dia menyebut biro travel umrah juga harus bisa menyampaikan secara baik terkait kebijakan baru kenaikan biaya ini kepada jamaah nantinya. Sebab, para jamaah yang sudah melakukan akad, membayar di tahun lalu, dan berangkat pada tahun ini akan langsung terdampak dengan adanya tambahan biaya akibat kebijakan baru itu.

”Biro travel diharapkan selain menyampaikan secara baik juga menyampaikan bukti adanya kenaikan harga ini. Momentum ini jangan sampai dijadikan sebagai kesempatan untuk menambah biaya komponen lain semaunya. Sejujur-jujurnya sampaikan kepada para jamaah,” lanjut pria yang juga Anggota Komisi E DPRD Jateng itu.

Endro juga menjelaskan komponen asuransi yang dibayarkan itu nantinya akan meng- cover  jamaah jika sakit dan dirawat di Arab Saudi. Selain itu jika ada jamaah yang meninggal dunia, asuransi ini akan menutup semua biaya pemulangan jenazah serta adanya santunan jika meninggal karena kecelakaan.

”Jika melihat data di musim umrah 1440 Hijriah pada 2019 lalu, total ada 80.000 jamaah umrah dari Jateng. Rata-rata satu bulan ada 9.000-10.000 orang per bulan yang berangkat. Namun untuk yang terdampak pada Januari ini kami tidak bisa menghitung secara detail di Jateng. Hanya saja jumlahnya ribuan yang akan berangkat dan harus membayarkan biaya tambahan,” tandas pria kelahiran Pati ini.

Endro juga memprediksi di 2020 atau musim umrah 1441 Hijriah ini jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan ibadah ke tanah suci akan meningkat. Sebab di Semarang sudah melayani penerbangan langsung ke Jeddah, Arab Saudi lewat penerbangan Citilink. Dia berharap ke depan, maskapai lain mengikuti langkah Citilink tersebut.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Kami
%d blogger menyukai ini:
bigboobsalert dude pounds slave in different bondages. watch aquaman online free amateur muscle fucked from behind.www.girlsway.world